Select Menu
Select Menu

Favourite

Jawa Timur

Wisata

Culture

Transportasi Tradisional

Rumah Adat

Bali

Pantai

Seni Budaya

Kuliner

           Setelah membaca judul postingan di atas, mungkin Anda adalah salah satu diantara sekian orang yang sering menggunakan laptop tanpa baterai yang terpasang. Bila demikian, mungkin ada baiknya Anda mengetahui bahaya menghidupkan laptop tanpa baterai yang terpasang. Ada dua asumsi paling umum yang sering menjadi alasan mengapa orang sering melepaskan baterai laptop ketika menggunakan laptopnya.

Pertama, karena bila menggunakan baterai yang tersambung AC Power maka akan cepat memperpendek umur baterai. Pada umumnya baterai cepat drop walaupun baru selesai di-charge sebelumnya. Ini bertujuan untuk menghindari pembengkakan pada baterai. Alasan kedua, karena penggunaan baterai laptop dapat merusak motherboard.

Untuk alasan yang pertama, memang ada benarnya bahwa menggunakan baterai dengan AC Power yang terhubung dapat membuat baterai cepat drop seiring berjalannya waktu. Tetapi untuk alasan kedua, nampaknya keliru, karena tindakan melepaskan baterai justru akan merusak motherboard dan komponen lainnya dalam laptop.

Bahaya Menghidupkan Laptop Tanpa Baterai Yang Terpasang
Laptop dan Baterai

Pada dasarnya, melepaskan baterai ketika menghidupkan lapto dengan memaksimalkan tenaga listrik yang terkonek AC Power sangat berbahaya bagi komponen elektronik dalam laptop. Apalagi bila terjadi gangguan seperti listrik yang tiba-tiba padam dan terjadi terus-menerus maka dapat merusak RAM, hardisk dan processor.

Selain itu, bila kabel laptop tanpa sengaja disentuh dan menyebabkan laptop sedikit mengalami getaran, maka itu akan mempengaruhi monitor laptop. Para pakar IT pada umumnya berpendapat bahwa arus AC Power yang dihasilkan sudah sangat besar sehingga ketika dikoneksikan ke laptop tanpa menggunakan baterai akan mempengaruhi elemen-elemen penting laptop. Kendati menggunakan perangkat penyimpan arus listrik seperti UPS, tetap saja tidak bisa menolong karena ketika terjadi gangguan listrik, tegangan akan langsung berpindah pada laptop.

Sebenarnya, keberadaan baterai laptop yang telah ada merupakan standar keamanan bagi laptop tersebut. Disarankan bila menggunakan laptop pastikan baterai tetap ada dalam laptop karena walaupun tetap terkonek AC Power dan baterai sudah full, tetap saja aliran listrik tetap stabil karena kebanyakan baterai laptop sekarang memiliki fungsi untuk semacam menetralkan aliran listrik sehingga tidak terlalu besar. Disarankan lagi, bila Anda bekerja menggunakan laptop dalam jangka waktu yang lama, sampai 3 hari, Anda bisa melepaskan baterai tetapi bila itu kurang dari 12 jam, disarankan untuk tetap menggunakan baterai.

Tindakan menghidupkan laptop dengan baterai tetap terpasang memang akan membuat usia baterai tidak begitu bertahan lama. Tetapi paling tidak ini akan menyelamatkan laptop karena tidak merusak motherboard laptop. Bila kerusakan pada baterai, mungkin uang yang Anda keluarkan masih terbilang sedikit bila dibandingkan kerusakan itu terjadi pada motherboard Anda. Sekaran pilih yang mana, motherboard laptop yang rusak ataukah baterai yang rusak? Semua pilihan ada pada Anda.

                                                            ***

*Dari berbagai sumber
               
img src = di sini

           Selamat malam sahabat Rumah Hijau. Sebelumnya Rumah Hijau ucapkan selamat Hari Kesaktian Pancasila. Di hari yang sakti ini, Rumah Hijau akan berbagi sedikit informasi dunia teknologi. Postingan Email notifications from Google Webmaster Tools ini sendiri timbul dari pengalaman penulis sendiri yang mendapatkan sebuah email dari "Google" yang isinya meminta penerima email tersebut untuk melakukan Log In pada laman Google Webmaster Tools.

      Sebagai seseorang yang masih awam di dunia internet, keberadaan email bersubjek Email notifications from Google Webmaster Tools ini sedikit menimbulkan tanda tanya. Mengapa demikian?
  1. Email ini secara otomatis dibaca Yahoo sebagai spam sehingga diletakkan dibagian spam seperti email-email spam (sampah) lainnya. Bila benar email tersebut dikirimkan oleh Google Team, kejadian seperti ini tidak akan terjadi.
  2. Penulis membaca gelagat phishing dalam email tersebut yang memberikan Log In pada situs Google Webmaster Tools.
        Berawal dari kecurigaan bahwa ini merupakan aktivitas phishing yang coba dilakukan seseorang dengan motif tertentu, penulis putuskan untuk mencari informasi mengenai hal tersebut.

        Seperti dugaan penulis, pada forum Product Google ada beberapa blogger lainnya yang juga mendapatkan email yang sama beberapa hari yang lalu. Mereka juga meragukan keaslian dan kebenaran email tersebut. Salah seorang user bernama soundtrackfans mengaku sepuluh blognya kini rusak setelah dia melakukan Log In pada tautan palsu yang ternyata phishing semata.

Email Notifications form Google Webmaster Tools
Email Phishing atas nama Google

Jadi, saran dari Rumah Hijau, bila Anda mendapatkan email yang sama seperti ini, abaikan saja, atau cari dulu kebenaran email tersebut sebelum mengikuti perintah yang ada. Terlepas dari benar tidaknya email maupun informasi yang beredar mengenai email tersebut, kita sebaiknya bersikap hati-hati saja.

Semoga informasi ini bisa membantu kita semua.

Berikut isi Email notifications from Google Webmaster Tools

Dear Webmaster Tools user,
We know that having a healthy and well-performing website is important to you. To keep you informed about your site's status Webmaster Tools will now automatically send you a notification email if there are critical or important issues that we detect with your site.
We'll only send you email for issues that we think have significant impact on your site's health or search performance which have clear actions that you can take to address. For example, we'll email you if we detect malware on your site or see a significant increase in errors while crawling your site.
For most sites these kinds of issues will occur rarely. If your site does happen to have an issue we cap the number of emails we send over a certain period of time to avoid flooding your inbox.
If you don't want to receive any email from Webmaster Tools you can change your email delivery preferences at https://www.google.com/webmasters/tools/preferences.
We hope that you find this change a useful way to stay up-to-date on critical and important issues regarding your site's health.
If you'd like more information about Webmaster Tools and building Google-friendly websites please visit http://www.google.com/webmasters.
The Webmaster Tools Team

© 2012 Google Inc. 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043You have received this mandatory email service announcement to update you about important changes to your Google Webmaster Tools account.
           Halo semua pembaca blog Rumah Hijau yang tercinta. Apa kabar Anda hari ini? Saya berharap kita semua sehat selalu. Amin…

Postingan kali ini saya akan berbagi sedikit tips mengenai cara bagaimana mewaspadai atau mencegah aksi penipuan berkedok undian dari salah satu operator seluler entah itu via telepon ataupun sms.

Postingan ini saya buat atas inisiatif yang berdasarkan pengalaman saya sendiri. Memang selama ini saya sering mendapatkan banyak sms dengan modus penipuan, mulai dari “SMS Mama”, “SMS Papa” hingga sms yang sedikit bergaya romantis yang sedikit merayu. Tidak jarang mereka (para oknum, pen) meminta korbannya mulai dari pulsa hingga uang tunai. 

Siang ini juga (Kamis, 30 Agustus 2012), sekitar pukul 14.15 WIB, saya mendapatkan panggilan dari nomor +62853776655xx yang mengatakan merupakan perwakilan dari Telkomsel. Pria yang menghubungi saya ini menjelaskan bahwa dia merupakan perwakilan dari Telkomsel Center dan hendak mengkonfirmasikan bahwa semalam nomor As saya beruntung memenangkan undian Rp 10 juta dan pulsa sebesar Rp 10 juta pula. Hehehe...lumayan juga tuh :)
                                                                                                                                                        Penipuan (pos-kota img)

      Sejak awal perbincangan via telepon itu, saya sudah bisa menangkap niat tidak baik yang dilakukan pria tersebut. Beliau kemudian meminta nomor rekening bank untuk ditransfer hadiahnya. Sengaja saya biarkan pembicaraan diantara kami agar dapat mengetahui cara mereka dalam menipu. Saya akhirnya memutuskan percakapan via telepon tersebut setelah dia mendesak saya untuk memberikan nomor rekening teman atau orang tua. Pria tersebut mulai memberikan penawaran bahwa uang tersebut bisa dipakai untuk ini…itulah, dll.
        Saya bisa katakana bahwa ini adalah salah satu upaya penipuan karena bila dia mewakili pihak Telkomsel, seharusnya dia sudah mengantongi data pribadi saya karena itu sudah ada di Telkomsel Center sewaktu register awal pengaktifan nomor Telkomsel Center itu sendiri. Selain itu, akan pula ada pemberitaan melalui situs resmi dan media massa lainnya bila memang benar-benar diadakan undian berhadiah tersebut.


         Berangkat dari kasus di atas, apapun modus yang dilakukan sang pelaku, patut kita catat bahwa jangan langsung percaya dengan cara penipuan yang demikian. Banyak orang akan menggunakan beragam cara untuk bisa menipu orang lain. Salah satunya bisa juga demikian. Bila bukan dari salah satu operator, bisa saja dari perusahaan atau lembaga lainnya. Intinya adalah bahwa kita tetap dan selalu berhati-hati dan tidak bertindak gegabah.


 Semoga artikel dan cerita kecil saya ini dapat membantu kita untuk terus mewaspadai berbagai aksi penipuan yang kini semakin marak terjadi. Mereka dapat dengan jeli memanfaatkan fasilitas teknologi yang ada. Untuk itu kita perlu selalu waspada. Saran saya, hubungi nomor kontak resmi lembaga atau perusahaan yang mengklaim hendak memberikan hadiah tersebut. Jangan langsung percaya dan larut dalam kegembiraan sehingga mudah tertipu. Semoga bermanfaat
        Perkembangan Facebook sebagai salah satu media jejaring sosial telah ikut melahirkan beberapa situs jejaring sosial lainnya. Salah satunya adalah Frenlist. Situs yang dibangun tiga tahun silam lalu ini memiliki tampilan 99% mirip Facebook. Namun ada yang paling membedayakan situs ini dengan Facebook adalah Frenlist dapt menampilkan background music di wall profil membernya. Situs yang ber-hosting di Indonesia ini kini terus mendapatkan banyak member dan dapat menjadi saingan Facebook dalam beberapa tahun ke depan. Kita lihat saja nanti….

Anda tertarik menjadi member dan memiliki banyak teman di sini??? Untuk dapat mengakses situs Frenlist, dapat dibuka di www.frenlist.com

Tampilan homepage Frenlist.com
Wall profil member frenlist.com
     Untuk postingan kali ini saya akan berbagi tentang E-Kamus. Di era digital seperti saat ini, tentu keberadan e-dictionary atau kamus elektronik sangat dibutuhkan. Mungkin Anda sudah familiar dengan banyak e-dictionary lainnya. Salah satu yang saya rekomendasikan adalah IndoDic E-Kamus untuk translate Bahasa Indonesia - Inggris atau sebaliknya. Kendati berukuran kecil tetapi kamus ini sudah memiliki tambahan audio untuk pengucapan dalam bahasa Inggris. Keren kan? Kecil-kecil cabe rawit ni. Hehehe...

                                                                                                                                                       IndoDic E-Kamus






Daripada kelamaan bicara tidak jelas, silahkan unduh sendiri kamus ini di sini